Sakit Dada (Angina Pectoris)

Sakit Dada (Angina Pectoris) – Sakit pada dan juga disertai sulit bernapas dengan normal merupakan gangguan kesehatan serius atau dikenal juga dengan nama medis Angina Pectoris. Kondisi ini bisa terjadi oleh siapa pun terutama dari kalangan usia lanjut. dikarenakan otot jantung yang tidak dapat oksigen dengan jumlah yang dibutuhkan, sehingga sakit dada akan dirasakan oleh penderitanya. sakit dada juga banyak dikenal dengan istilah angin duduk, kondisi ini bisa membahayakan nyawa seseorang juga apabila tidak diobati dengan cepat dan penanganan yang baik. orang yang mengalami sakit dada akan merasa tidak nyaman, sebab sakit dada (Angina Pectoris) ada yang terjadi pada saat melakukan aktivitas atau pun ada juga yang mengalami sakit dada terus menerus. Sebab pasokan darah yang hanya sedikit sehingga otot jantung tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga hal ini yang akan menyebabkan sakit dada (Angina Pectoris). Untuk itu hati hati apabila sering mengalami serangan sakit dada.

Penyebab Sakit Dada (Angina Pectoris)

Sakit (Angina Pectoris) awal mula terjadinya di saat otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah. kondisi seperti ini memiliki dua jenis yang perlu diketahui, sehingga mengetahui penyebab sakit dada (Angina Pectoris).

  • Sakit dada (Angina Pectoris) yang terjadi secara tiba tiba kemungkinan disebabkan oleh penyumbatan pada pembuluh darah. penyumbatan pembuluh darah menyebabkan darah ke jantung termasuk pada otot jantung tidak tercukupi. Sakit dada seperti ini lebih sering terjadi pada saat melakukan aktivitas tertentu sebab pada saat melakukan aktivitas khususnya yang berat maka kerja jantung harus lebih kuat lagi sehingga dibutuhkan pasokan darah dan juga oksigen lebih banyak tetapi karena ada penyumbatan maka kondisi seperti ini lah yang menyebabkan sakit dada (Angina Pectoris).
  • Ada pula sakit dada (Angina Pectoris) yang terjadi terus menerus, jadi sakit dada bukan hanya terjadi pada saat melakukan aktivitas tertentu saja tetapi sakit akan dirasakan juga setiap saat sehingga akan mengganggu waktu beraktivitas dan juga pada saat olahraga. Kondisi ini bisa terjadi karena disebabkan oleh darah yang tidak dapat mengalir ke jantung dengan baik, bisa disebabkan oleh darah yang mengalami pembekukan atau letak masalah bisa terjadi karena penyempitan pembuluh darah sebab banyak lemak jahat yang menempel.

Faktor Pemicu Sakit Dada (Angina Pectoris)

Terjadinya sakit dada lebih banyak dari kalangan orang tua, usia yang rentan untuk mengalami sakit dada (Angina Pectoris) sekitar 45 tahun sampai 55 tahun keatas untuk itu banyak orangtua yang mengalami hal seperti ini. Karena penyebab sakit dada (Angina Pectoris) banyak karena penyempitan pembuluh darah dan juga dari pembekuan darah maka dari itu ada banyak faktor pemicu sakit dada (Angina Pectoris), seperti dibawah ini :

  • Kolesterol tinggi, pemicu sakit dada (Angina Pectoris) seringkali dikarenakan kadar kolesterol yang tidak terkontol. Karena tidak terkontrolnya kadar kolesterol jahat sehingga kolesterol tinggi menyebabkan penyempitan pembuluh darah untuk itu darah menuju jantung tidak berjalan dengan baik sehingga sakit dada (Angina Pectoris) yang akan dialami.
  • Tekanan darah tinggi, bukan hanya kolesterol tinggi saja yang bisa menyebabkan sakit dada (Angina Pectoris), tetapi juga bisa bisa dikarenakan oleh tekanan darah tinggi. apabila tekanan darah tinggi selalu berlanjut maka dampaknya akan membuat pembuluh darah rusak sehingga dampaknya akan menyulitkan darah untuk mengalir dengan baik.
  • Diabetes, sakit dada (Angina Pectoris) bisa terjadi juga akibat diabetes sebab diabetes pun akan merusak pembuluh darah juga, sehingga proses mengalirnya darah ke jantung akan bermasalah. Karena diabetes juga bisa meningkatkan kolesterol tinggi sehingga menyebabkan masalah pada tubuh.
  • Stress, yang bisa memicu terjadinya sakit dada (Angina Pectoris) dikarenakan oleh stress. Seseorang yang stress akan mengalami peningkatan tekanan darah tinggi juga. karena itu serangan sakit dada bisa pada saat stress.
  • Rokok, salah satu pemicu sakit dada (Angina Pectoris) dikarenakan rokok juga. untuk itu merokok tidak baik.
  • Obesitas, berat badan berlebihan karena banyak makan dan juga kurang olahraga bisa menjadi faktor risiko sakit dada (Angina Pectoris).

Gejala Sakit Dada (Angina Pectoris)

Pada saat ada serangan sakit dada maka akan menimbulkan respon tubuh atau reaksi yang merupakan bagian dari gejala sakit dada (Angina Pectoris). Dibawah ini beberapa hal yang akan terjadi apabila mengalami sakit dada (Angina Pectoris) :

  • Nyeri pada dada, yang kemungkinan bisa menyebar ke lengan kiri, punggung, rahang, dan leher.
  • Sesak napas.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Mual
  • Pusing
  • Gelisah
  • Mengeluarkan keringat berlebihan.

Pengobatan Sakit Dada (Angina Pectoris)

Pengobatan sakit dada (Angina Pectoris) sebaiknya dilakukan, mencari tahu dahulu penyebab sakit dada (Angina Pectoris) yang utama, seperti penyumbatan atau pembekuan darah yang menyebabkan darah tidak mengalir dengan baik atau hal lain sehingga bisa diatasi dengan tepat. Apabila ada serangan sakit dada(Angina Pectoris) sebaiknya kunjungi rumah sakit terdekat agar tertolong dengan cepat. pemberian obat biasanya dilakukan agar penderitanya akan membaik atau agar otot jantung segera mendapatkan asupan oksigen dengan jumlah yang cukup yang sesuai kebutuhan kembali. sebab obat sakit dada (Angina Pectoris) akan membantu mengalirkan darah ke jantung dengan normal. (By:RM)

Sakit Dada (Angina Pectoris)

Cara Pemesanan Obat Sakit Dada Tradisional, Herbal & Alami Jeli Gamat Luxor Untuk Mengatasi Sakit Dada dan Mengobati Sakit Dada

jelly-gamat-luxor (1)

Obat Obat Sakit Dada Tradisional, Obat Sakit Dada Herbal, Obat Sakit Dada Alami

Harga Jeli Gamat Luxor Obat Nyeri Dada 1 Botol Isi 350 ml = Rp. 265.000,-

cara-pemesanan-cepat

Cara Pemesanan Cepat Obat Sakit Dada:

SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan : Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Sakit Dada, Jumlah Botol, Nama Anda, Alamat Kirim Lengkap dan Pembayaran Anda Via Bank Apa

This entry was posted in Sakit Dada and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.